Adhimastra.wordpress.com

Menulis kata yang terlintas

PESAN & RENUNGAN ARSITEK

Ditulis oleh administrator di/pada 9 Februari 2010

Pesan ini dikutip dari seorang dosen yang telah mengakhiri bimbingan Studio Perancangan 3:

…….. akhir dari studio dan bimbingan saya.

Terima kasih atas partisipasi kalian selama studio, dan saya harap di studio berikutnya kalian terus berusaha untuk mengeluarkan kemampuan terbaik kalian.

Studio ini saya akhiri dengan mengutip dari Henri Lefebvre (The Urban Revolution), agar kalian ingat selalu dan tidak menjadi buta.

The architect who draws and the urbanist who composes a block plan look down on their “objects”, buildings, and neighborhoods, from above and afar ….

Selanjutnya baca ……………..

Ditulis dalam ARSITEKTUR, PENCERAHAN | Leave a Comment »

RENUNGAN HARI NYEPI

Ditulis oleh administrator di/pada 9 Februari 2010

Andaikan fisikawan besar Albert Einstein masih hidup, mungkin ia tidak akan mengira bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi akan sepesat sekarang. Namun, sebagaimana hukum alam, tidak ada kemajuan tanpa pengorbanan. Kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi memakan ongkos tidak sedikit.

Daya utilisasi manusia terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi atau iptek maju pesat diikuti daya destruksi yang lebih dahsyat. Meminjam hasil penelitian sejumlah ilmuwan yang menekuni social construction of technology, sebagai contoh Bijker, Hughes, Pinch (ed) dalam The Social Construction of Technological Systems, awalnya iptek hanya membantu manusia, belakangan manusia mulai gagap menyesuaikan diri terhadap iptek temuannya sendiri.

Semua bidang kehidupan (termasuk agama) mengalami kegagapan dalam menanggapi kepesatan kemajuan iptek. Lihat, negara-negara yang ada di barisan terdepan dalam iptek, dari Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Jerman, sampai Perancis. Banyak indikator sosial (depresi, kriminalitas, dan konflik) menunjukkan bahwa iptek tidak saja tidak menjawab semua, tetapi juga menghadirkan aneka kerumitan baru.

Keadaannya mirip perlombaan penemuan teknologi pestisida dengan …

Selanjutnya baca ……………..

Ditulis dalam PENCERAHAN | Leave a Comment »

* KEPUTUSAN SANGHYANG ANALA 1 ~ 8

Ditulis oleh administrator di/pada 6 Februari 2010

Om Awighnamastu nama sidhyam

(Ya Hyang Widhi, semoga tak terhalang sujudku, semoga berhasil)

I

Iki Kaketusan Wiswakarmatmaja Tatwangaran, kaputusan ira Sanghyang Anala.

Inilah petikan Wiswakaratmaja Tatwa namanya, dari Keputusan Sanghyang Anala.

01

PAGUMAN SANGHYANG ANALA

RING PARA SISYA

Byatita paguman ira Sanghyang Anala ring para sisyan ira kabeh, kang malakwana Wiswakarma Tatwa, angametana smara karya, angering sira Sanghyang Aji Wiswakarma, kang wang wus winastuning tata parikramania nihan.

Disebut setelah berlangsung persidangan Sanghyang Anala bersama para murid beliau semua, yang menjalankan dan mendalamin hakikat ajaran Wiswakarma, para pecinta lapangan kerja (di bidang bangunan), bersama dengan Sanghyang Aji Wiswakarma yang sudah masyur diberkati tentang tata cara pelaksanaan sebagai berikut.

>> 01

Persidangan Sanghyang Anala bersama para murid Beliau, mendalami Ajaran Wiswakarma mengenai bidang pembangunan.

Untuk selanjutnya klik disini:

Ditulis dalam ARSITEKTUR | Bertanda: , | Leave a Comment »

3000 Profesor dan 9000 Dosen akan Disertifikasi

Ditulis oleh administrator di/pada 28 September 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 3000 profesor dan 9000 dosen akan disertifikasi pada 2008 mendatang. Untuk profesor, sertifikasi akan diberikan secara otomatis. “Karena mereka merupakan tingkatan tertinggi dari pendidik,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Fasli Jalal kepada Tempo usai membuka Asian Forum on Bussiness Education (AFBE) 2007 di Jakarta, Senin (3/12).

Untuk dosen, kata Fasli, tidak berlaku mekanisme otomatis. Karena masih banyak yang belum menempuh pendidikan tingkat master atau S-2. Kuota sertifikasi untuk dosen akan dihitung berdasarkan data angka kredit akademik, keterlibatan dalam jurusan dan departemen, dan prestasi.

“Untuk yang belum S2, akan ditingkatkan lebih dulu kualifikasi akademiknya. Yang sudah S2 akan diangkat berdasarkan pertimbangan,” katanya.

Jika selesai disertifikasi, Fasli melanjutkan, dosen dan profesor akan mendapatkan pendapatan tambahan, satu kali gaji. REH ATEMALEM S.

Senin, 03 Desember 2007 | 14:19 WIB

sumber: klik disini

Ditulis dalam ARTIKEL, CATATAN PRIBADI | Leave a Comment »

ANAK-ANAK YANG BIKIN AKU KEKANAK-KANAKAN

Ditulis oleh administrator di/pada 21 September 2009

Terkadang ulah anak-anak bikin orang tua jadi jengkel, tapi tak jarang juga ulah anak-anak bikin hati jadi kesemsem, sedikit ketawa dalam hati lalu haa..aaaa.haaaa (kayak mbah surip aja).
Di bawah ini foto anak-anak yang bikin jadi hati kesemsem: 1. si Joni ber-ulah layaknya seorang IT-man aja, semoga nanti betul begitu; 2. si Joni dengan karyanya konon sempat bikin guru sekolahnya nggak percaya lalu dia di tes, hasilnya yah seperti yang dipegang itu; 3. lagi-lagi IT-man 1
IT-man

IT-man

Kewangen - karya Joni

Kewangen - karya Joni

IT-man 1

IT-man 1

Ditulis dalam CORAT-CORET | Leave a Comment »

CHRIS JOHN DI HARI YANG FITRI

Ditulis oleh administrator di/pada 20 September 2009

Pada Rabu, 09 September 2009 14:35 WIB Jakarta, (tvOne)

Promotor tinju RE Sihotang MBA menyatakan keyakinannya bahwa Chris John akan kembali mampu menaklukan penantangnya, Rocky Juarez, dalam pertandingan di MGM Grand Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 19 September mendatang. “Saya yakin dia menang lagi lawan Juarez,” katanya kepada pers di Jakarta, Rabu menanggapi rencana pertandingan Chris John melawan Rocky Juarez.

Dan ternyata prediksi Promotor tinju RE Sihotang MBA itu benar adanya. Tadi siang, Chris berhasil menang atas lawannyachrisjohnsabuk08

di Las Vegas Amerika Serikat. Ini berarti lagi-lagi berkah bagi Indonesia, karena dalam bulan ramadhan ini ada dua keberhasilan yang luar biasa dicapai, satu dengan tertangkapnya atau tertembaknya gembong teroris yang paling dicari si Noerdin M Top di Solo, kemudian hari ini kemenangan Chris John menambah kemenangan dihari yang Fitri ini. Bravo buat Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tidak salah jika  menurut Bola.net – Pemerintah melalui Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Adhyaksa Dault mengusulkan petinju juara dunia WBA kelas bulu (57,1 kg) Chris John menjadi petinju terbaik.

“Pengusulan tersebut atas prestasi yang diraih Chris John yang kembali dapat mempertahankan sabuk juara dunia yang ke-11 kalinya,” kata Wakil Ketua KONI Sumut, Agung Sunarno di Medan, Selasa (10/3).

Sekali lagi buat Chris, ayah dua orang putri itu (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani), SELAMAT JUARA DALAM gelar Super Champions

Ditulis dalam CORAT-CORET | 1 Komentar »

Selamat Buat Teman Lama: UNTUNG YOGA ANA

Ditulis oleh administrator di/pada 18 September 2009

Untung Yoga Ana

Untung Yoga Ana

Tidak ada kenangan manis yang mudah dilupakan, ketika ingat dengan teman lama, dulu, waktu semasa es-em-a aku punya teman yang namanya Untung Yoga Ana. Waktu itu, kita (teman-teman se es-em-a) memanggilnya dengan nama tut untung, begitu aja. Karena rindu, jadi kucoba buka google, kutulis sebuah nama : I Ketut Untung Yoga Ana.  Yah, ketemu juga. Ternyata baru empat bulan si dianya menjabat sebagai Kapolwiltabes Bandung, Komisaris Besar I Ketut Untung Yoga Ana ditarik ke Mabes Polri untuk menduduki jabatan baru sebagai Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri. Sebelum menjabat Kapolwiltabes Bandung, aku sering nonton di TV dianya menjabat Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya.

Nah, mungkin sekarang tinggal kuucapkan selamat buat sahabat es-em-a. Sukses senantiasa menyertaimu.

Ditulis dalam CATATAN PRIBADI | Leave a Comment »

KETIKA ODALAN TELAH USAI

Ditulis oleh administrator di/pada 20 Agustus 2009

Sejak hari jumat lalu keluarga di rumah Kubu Panggung (nama tempat odalan ini dilangsungkan) telah sibuk menyiapkan segenap keperluan buat menghadapi acara rutin enam bulanan Bali, yakni pada hari Buda Cemeng Ukir. Dan hari ini sejak pagi hari sudah dilewati dengan acara ngelawar (masakan khas Bali). Sebenarnya banyak cerita yang terlintas dalam benak ketika berbelanja ke pasar Badung buat belanjaan hari ini, seperti tempat parkir yang baru aku perhatikan (ternyata berlantai dua, dibawah buat jualan baju sedangkan di atasnya yah tempat parkir), kemudian kemacetan-kemacetan dijalan Sulawesi ini, memang krodit sekali.

Sempat juga aku bawa lawar ke ipar yang ada di Padangsambian, ini kulakukan karena untuk odalan kali ini koordinatornya ya aku ini, sehingga praktis kesibukan padat menyita waktu. Dan setidaknya buat empat tahun sekali aku kirim lawar kesana (padangsambian, ke Ir. Wy. Jandra B).

Belum sempat istirahat sejenak, kembali mulai jam 5 sore ngelawar untuk persiapan jamuan makan malam harus dipersiapkan. Hingga akhirnya acara puncak odalan dimulai sekitar pukul 19.30 wita dan berakhir 22.30.  Terasa suasana khidmat, tenang, damai, penuh rasa kekeluargaan hampir semua keluarga datang, hanya beberapa yang tidak sempat entah apa sebabnya. Seperti made adi, mangde dari sumerta tidak diketahui alasannya kenapa tidak hadir? Sedangkan keluarga Beli Karigina, tidak hadir lantaran ada upacara juga sehingga tidak bisa ikut odalan hari ini.

ngelawar 1banten odalansanggah 1sanggah 2

odalan

mangku 2009

usai odalansanggah natah

foto di atas dari kiri ke kanan

1. Ngelawar buat jamuan malam

2. Banten odalan yang akan disiapkan

3. Deretan pelinggih dilihat dari bale pyasan

4. Deretan pelinggih: Taksu, Padmasari, Rong Telu, Ngerurah

5. Odalan sedang dimulai pukul 19.30

6. Mangku Gede Wisnu Wardana

7. Usai matur sembah lalu menikmati hidangan atau nglungsur

8. Pelinggih/sanggah Natah pun dihias sebagai pertanda Odalan

Ditulis dalam SANGGAH GEDE | Bertanda: | Leave a Comment »

ARTIKEL GEDE PRAMA, PANCARAN PUITIS DARI BHAGAVADGITA

Ditulis oleh administrator di/pada 18 Agustus 2009

bhagavad_gitaMembaca tulisan Gede Prama yang memang senantiasa menarik untuk direnungkan, terutama artikelnya dalam Penutur Kejernihan yang berjudul “Dalam Cahaya Terang Keheningan”. Terasa kembali mengingatkan masa-masa lalu ketika dimana sedang suka-sukanya membolak-balikkan lembaran buku bhagavadgita (ketika semasih SMA). Tapi tentunya dalam perspektif berbeda dengan pandangan dulu itu, hanya saja apa yang telah diuntai oleh penutur kejernihan Gede Prama lebih memberikan kedalaman dalam pemahaman yang mengalir dalam bahasa indah bahasa puitis dan penuh dengan ungkapan-ungkapan yang mendorong kita untuk masuk lebih kedalam.

Ketika Arjuna dinasihati oleh Sri Krisna, akan makna daripada atman pada diri manusia. Dimana sejatinya bahwa tidak ada yang dibunuh dan tidak pula ada yang membunuh atman. Kematian bagi tubuh ini adalah suatu hal yang pasti dialaminya, namun jiwa yang bersemayam dalam tubuh ini tidak pernah mengalami kematian. Yang mengerti ini sebetulnya tidak membunuh siapa-siapa.

Arjuna pun mengeluh gemetar bibirnya mengucapkannya: “Tetapi bagaimana aku, oh Madusudana bisa menyerang Bisma dan Drona, mereka yang patut kuhormati, dengan panah dalam pertempuran ini, Arisudana?”

Dua bait puitis ini dilantunkan oleh Sri Krisna buat meredakan hati gundahnya Sang Arjuna: “Engkau berduka bagi mereka yang tak patut kau sedihi namun engkau bicara tentang budi pekerti, orang budiman tidak akan bersedih baik bagi yang hidup maupun yang mati” (BGH-Samkhya Yoga, II.11)

“Tidak pernah ada saat dimana aku, engkau dan para raja ini tidak ada dan tidak akan ada saat dimana kita berhenti ada, sekalipun sesudah ini” (BGH, II.12)

Namun terkadang penutur berpindah ke puisi lainnya seperti: “dia yang  jiwanya terkonsentrasikan oleh Yoga, melihat Atman ada pada semua insan dan semua insan ada pada Atman, dimana-mana ia melihat yang sama” (BGH-Dyana Yoga, VI.29)

Dan akhirnya ditutup dengan puisi berikut: “dia yang tidak bergirang menerima suka dan juga tidak bersedih menerima duka, tetap tinggal tenang dan berteguh iman mengetahui Brahman, bersatu dengan Brahman” (BGH-Karma Samyasa Yoga, V.20).

Kira-kira demikian yang dapat ditanggapi untuk  tulisan indahnya Gede Prama, semoga dapat menambah kedalaman hati yang mengarungi kehidupan ini.

Ditulis dalam PENCERAHAN | Bertanda: | Leave a Comment »

SANGGAH GEDE PAMEKEL DI BANJAR KARANGSUWUNG

Ditulis oleh administrator di/pada 18 Agustus 2009

Untuk ukuran suatu keluarga besar, mungkin patut keluarga Pamekel di Banjar Karangsuwung ini disebut sebagai Keluarga Besar. Karena, jumlah anggotanya hingga saat ini telah mencapai lebih dari 60-an KK. Oleh karenanya wajarlah Keluarga besar Pamekel ini menjadi suatu keluarga yang mendominasi jumlah warga banjar Karangsuwung, (jumlah warga banjar lebih kurang 170 KK). Dan ini pulalah menyebabkan keluarga pamekel mempunyai Sanggah Gede.
Ada beberapa sanggah gede yang ada di Banjar Karangsuwung, seperti sanggah gede: Pamekel; Manikan (sekarang menyebut diri sebagai Arya Manik Wangbang Pinatih); Dauh (sekarang menyebut diri sebagai Arya Dauh); dan tentunya sanggah gede lainnya.
Ada cerita menarik yang pernah terdengar, yang diceritakan oleh salah satu pengelingsir keluarga Pamekel. Dinyatakan bahwa sebelum banjar karangsuwung ini ada, keluarga pamekel yang dikenal dengan sebutan soroh Pasek Gelgel dulunya bertempat di Gelgel Klugkung. Konon ketika kekalahan Kyai Agung Maruti, keluarga pasek pamekel ini mengungsi ke daerah selatan yakni Bualu. Hingga akhirnya berhenti di daerah bukit terjal yang kini dikenal sebagai Pura Batu Pageh atau Pura Batu Rejeng di Ungasan. Karena tekun mengadakan tapa semadi, singkat cerita mendapatlah anugrah keluarga pasek pamekel ini dari Sesuhunan yang melinggih atau berstana di Pura Batu Rejeng itu. Panugrahannya adalah untuk kembali membantu perjuangan ke puri Gelgel (tentunya bersama-sama dengan pasukan lainnya yang masih setia dengan Kyai Agung Maruti). Dan perjuangan ini mendatang hasil memuaskan, sehingga oleh pihak penguasa atau raja (tidak disebutkan siapa rajanya pada waktu itu?) maka keluarga pamekel ini diberi hadiah untuk menempati sebuah daerah di Badung disertai beberapa orang yang ikut dalam arus urbanisasi ini seperti keluarga Dauh keluarga keluarga Tenten dan beberapa orang yang diperkirakan telah memiliki skill dalam menghadapi hidup in. Tempat yang diberikan itu dikenall sekarang sebagai Banjar Karangsuwung (mungkinkah dulunya tempat ini memang merupakan areal yang sepi suung, tidak atau sedikit penghuninya?). Ini tentunya suatu cerita yang patut difilter terlebih dahulu kesejatiannya, namun walaupun demikian halnya tetap saja dibutuhkan informasi awal guna menelusuri suatu keadaan yang sebenarnya gamang dalam suatu kesimpangsiuran cerita. Dan cerita di atas tentunya hanya titik awal menuju ke cerita selanjutnya jikalau ada.

Ditulis dalam SANGGAH GEDE | 2 Komentar »