Beranda > CATATAN PRIBADI > SELAMAT TINGGAL SAHABAT MUDA, DEWA ALIT

SELAMAT TINGGAL SAHABAT MUDA, DEWA ALIT

Berita kematian sebenarnya bukanlah hal yang mengejutkan, karena kematian adalah bagian dari kehidupan itu sendiri. Namun bagaimanapun juga hati ini rasanya tidak mampu menahan rasa sesak didada kala memperoleh berita itu lewat sebuah pesan elektronik. Dewa alit, sahabat muda ku telah berpulang. Pesan elektronik ini kuterima jam 10 malam disaat hendak menidurkan tubuh yang penat ini. Tersentak aku membacanya, istriku pun ikut terhenyak saat kubacakan email tersebut.
I Dewa Gde Alit Putra, ST.,M.Erg  adalah sahabat muda ku, yang kukenal ketika kuliah di Ergonomi UNUD (Universitas Udayana) sebuah program studi yang mempelajari ilmu hubungan manusia dengan perlengkapan kerja maupun lingkungan dan manusia lainnya. Dewa Alit termasuk peserta termuda dalam angkatan saat itu, ia tergolong sahabat yang polos berkata apa adanya, namun terkadang terkesan kekanak-kanakan. Hampir semua mahasiswa ergonomi saat itu suka mempermainkannya. Namun sekarang ia telah berpulang dalam usia yang amat muda, belum sampai kepala empat (36 tahun). Kenangan akan kehadirannya hampir setiap hari di rumahku ini masih melintas, minum kopi itu kesukaannya.

dewa_alit

Sangat disayangkan, kehilangan ini terjadi karena ia belum genap enam bulan menjalani pernikahannya bersama Juli, seorang dokter yang sekerja dengannya di IKM UNUD. Dan ditambah lagi ia meninggalkan benih yang baru berusia tiga bulan dalam kandungan Juli, nah lengkaplah rasa-roso yang menyesakkan dada. Belum lagi ia berencana akan melanjutkan kuliah doktoralnya ke Jepang, yang konon akan dibiayai penuh oleh lembaga. Yang kutahu ia selama beberapa bulan ini tengah mengikuti kursus bahasa Inggris guna persyaratan TOEFLE.

Tadi siang (saat aku melayat ke rumahnya di Banjarangkan Klungkung) kakaknya menceritakan betapa terpukulnya seluruh keluarga Dewa Alit dengan kejadian ini. Hal ini sudah kuduga sebelumnya. Beberapa kesan muncul dalam cerita kakaknya, seperti betapa Prof Adnyana Manuaba ikut menangis ketika melihat kondisi Dewa Alit saat di ICCU RSU Sanglah. Aku tahu betul hubungan antara Dewa ALit dengan Prof Adnyana Manuaba, dengan Prof Dewa Sutjana serta beberapa prof lainnya di UNUD. Bahkan Prof Manuaba menganggap Dewa Alit bagaikan putranya sendiri.

Dan kini aku hanya bisa bergumam di hati yang jauh di dalam, di dalam dan di dalam. Selamat tinggal sahabat muda, Dewa Alit.

Kategori:CATATAN PRIBADI
  1. putu sarjana
    27 April 2010 pukul 7:27 AM

    Pak Adhi, memang teman kita sudah almarhum. tapi sudah ada penggantinya (keturunannya). sampaikan salam buat istrinya bila ketemu.
    salam

    sarjana
    iqbal

    • 3 Mei 2010 pukul 1:58 AM

      Terimakasih bapak Wayan Sarjana, memang betul ya, kan udah ada penggantinya (putranya), namun jelas kita (angkatan 2002 Ergonomi UNUD) tidak bisa bercanda dengan penggantinya ini heee….heeee…. trims sudah berkunjung ke BLOG saya. Kapan doktornya selesai (spy bisa pesta ama teman2)

  2. yuli kurniati
    26 September 2011 pukul 3:52 PM

    tunggu beberapa tahun lagi, bpk2 sdh bisa kok bercanda dengan dewa alit junior. skrngpun ia sudah banyak berceloteh. trims sdh menjadi sahabat2 alm suami saya

    cheers

    yuli

    • 28 September 2011 pukul 4:45 AM

      Moga2 aja bs bercanda lagi ma Dewa junior …….. Trims bu dokter sudah berkunjung ke blog ini. Oh ya apa udah selesai studi di UI nya?

  3. yuli kurniati
    6 Oktober 2011 pukul 2:21 PM

    iya apa kbr pak adi, kebetulan pas searching bahan 2 untuk kuliah, ketemu fotonya dw alit, bgt kubuka eh blog nya pak adi. ya udah komen sekalian. masih setaun lagi pak study nya. ini komennya dari pa”depok”an UI he he. main pak kerumah…dode junior orangnya supel kok. sama orang yg baru kenal dia cepet akrab.

    • 11 November 2011 pukul 6:56 AM

      syukurlah DODE junior jadi anak supel … (maaf baru sempat buka blog). Kapan2 sy mau nengok dode sama ibunya sekalian. Semoga cepet selesainya. Shg dode jadi dekat ama maaaammmm nya

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: