Beranda > PENCERAHAN > RENUNGAN HARI NYEPI

RENUNGAN HARI NYEPI

Andaikan fisikawan besar Albert Einstein masih hidup, mungkin ia tidak akan mengira bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi akan sepesat sekarang. Namun, sebagaimana hukum alam, tidak ada kemajuan tanpa pengorbanan. Kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi memakan ongkos tidak sedikit.

Daya utilisasi manusia terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi atau iptek maju pesat diikuti daya destruksi yang lebih dahsyat. Meminjam hasil penelitian sejumlah ilmuwan yang menekuni social construction of technology, sebagai contoh Bijker, Hughes, Pinch (ed) dalam The Social Construction of Technological Systems, awalnya iptek hanya membantu manusia, belakangan manusia mulai gagap menyesuaikan diri terhadap iptek temuannya sendiri.

Semua bidang kehidupan (termasuk agama) mengalami kegagapan dalam menanggapi kepesatan kemajuan iptek. Lihat, negara-negara yang ada di barisan terdepan dalam iptek, dari Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Jerman, sampai Perancis. Banyak indikator sosial (depresi, kriminalitas, dan konflik) menunjukkan bahwa iptek tidak saja tidak menjawab semua, tetapi juga menghadirkan aneka kerumitan baru.

Keadaannya mirip perlombaan penemuan teknologi pestisida dengan …

Selanjutnya baca ……………..

Kategori:PENCERAHAN
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: